Grosir Baju Batik Pekalongan – Cara Mencuci

Grosir Baju Batik Pekalongan – Cara Mencuci

grosir baju batik
grosir baju batik

Di sini kami dari Grosir Baju Batik Pekalongan coba menulis tata cara mencuci baju batik (khususnya untuk batik tulis dan batik cap yang menggunakan media lilin dan pewarnaan traditional) yang kami rangkum setelah beberapa pencarian baik di google.com, google.co.id, wikipedia.org, dan berbagai sumber yang lainnya seperti  dari majalah, label merk batik dan tulisan-tulisan artikel tentang batik. Mencuci baju batik jangan disamakan seperti mencuci pakaian biasa, karena proses pewarnaan baju batik menggunakan bahan yang tidak seperti pakaian biasa. Saran kami dari grosir baju batik pekalongan buat kawan-kawan, jika mencuci baju batik sebaiknya hati-hati, karena jika salah bisa melunturkan batik serta membuat pewarnaan alaminya rusak atau warnanya makin buram dan kusam secara bisa dibilang tidak ada baju batik yang tidak luntur, dari yang printing, cap maupun yang tulis.

Tips di Grosir Baju Batik Pekalongan

Ketika kawan ingin mencuci baju batik sebaiknya menggunakan sabun Lerak yaitu sejenis larutan yang memang khusus di buat untuk memperkuat warna dalam kain batik. Para pengrajin batik selalu menyertakan larutan lerak untuk finishing dalam proses pewarnaan batik karena sifatnya yang bisa menguatkan warna dalam kain. Berikut langkah-langkah kalau kawan mau mencuci batik:

  1. Siapkan sabun Lerak. Sekarang sudah banyak terdapat di toko bahan laundry atau toko obat batik
  2. Siapkan ember untuk merendam baju batik atau kain batik yang akan dicuci
  3. Siapkan beberapa hanger atau gantungan untuk menjemur

Cara Mencucinya :

  1. Isi ember dengan air kira-kira 3-5 liter, tergantung jumlah baju batik yang akan kita cuci, lalu masukan sabun lerak ke dalam ember secukupnya ( sesuai takaran/ aturan yang tertera di kemasan).
  2. Masukkan dan rendam baju batik sekitar 15-30 menit ke dalam ember berisi air yang sudah diberi larutan sabun Lerak
  3. Setelah perendaman, baju batik atau kain batik jangan dikucek atau diperas-peras, cukup dengan diangkat-celup saja. Bagian yang biasanya kotor seperti kerah dan lengan cukup dikucek secara lembut pada bagian tersebut agar kotorannya hilang
  4. Bilas batik dengan cara diangkat-celup, dan terakhir siram dengan air bersih, cukup dengan air bersih tidak perlu menggunakan softener atau pewangi pakaian.
  5. Setelah selesai membilas, angkat baju batik atau kain batik peras pelan-pelan saja. Jangan memeras batik secara kuat karena dapat merusak  serat dan bentuknya
  6. Jemur baju batik kain batik dihanger/ gantungan yang sudah disiapkan, dengan cara dibalik, bagian jangan terkena sinar matahari langsung, dan lebih batik menjemur di tempat yang teduh.
  7. Setelah baju batik atau kain batik kering, rapikan dengan cara menyetrikanya dalam suhu yang sesuai dengan kain/ bahan batik yang digunakan
  8. Langkah terakhir : Semprot dengan parfum beraroma melati agar terkesan natural dan eksotis. Atau bisa juga dengan meaburkan bunga melati asli di batik yang sudah disetrika.

Begitulah kira-kira tips dari grosir baju batik pekalongan tentang cara mencuci baju batik dan kain batik yang baik. Tehnik mencuci baju batik dan kain batik  ini adalah cara tradisional yang telah saya rangkum dari beberapa sumber, dan tehnik mencuci ini terbukti paling bagus untuk merawat batik.

One Response

Leave a Reply